#guegendutguepd Instagram Photos & Videos

guegendutguepd - 1k posts

Top Posts

  • Someone asked me what i really want to experience when i am here . I answered him, experience my first winter and snow here. And yesterday was my first snow in my lifetime !! too much or too excited? yeah its okay ! its happen with everyone hahaha. So i muttered that moment " hmmm so this feels like snow" and said subhanallah :)).
.
.
first snow accompanied by Goblin original soundtrack
.
.
.
#firstsnow #firstwinter #jieuntak #goblin #gongyoo #guegendutguepd #plussizefashion #curvymodel
  • Someone asked me what i really want to experience when i am here . I answered him, experience my first winter and snow here. And yesterday was my first snow in my lifetime !! too much or too excited? yeah its okay ! its happen with everyone hahaha. So i muttered that moment " hmmm so this feels like snow" and said subhanallah :)).
    .
    .
    first snow accompanied by Goblin original soundtrack
    .
    .
    .
    #firstsnow #firstwinter #jieuntak #goblin #gongyoo #guegendutguepd #plussizefashion #curvymodel
  • 128 8 17 December, 2018
  • Wulan itu gabisa gaya 😂😂😂 #guegendutguepd :'v
  • Wulan itu gabisa gaya 😂😂😂 #guegendutguepd :'v
  • 283 16 27 December, 2018

Latest Instagram Posts

  • Lets go....
  • Lets go....
  • 17 8 19 hours ago
  • Banyak orang yang merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya, and it's me ! But itu dulu sekarang tidak.
Sempet frustasi banyak bgt orang yang ngejek, ngetawain, ato apalah itu, bahkan sudah menjadi makanan sehari2. Dan pada akhirnya aku sampai disatu titik dimana aku harus bangkit, Tuhan memberikan kita 2 tangan untuk menutup telinga dan menutup mata, gak peduli mereka ngomongin kita gimana karena kita hidup bukan untuk membuat orang lain terkesan. Percayalah pada dirimu sendiri karena disetiap kekurangan pasti ada kelebihan💜
.
.
#guegendutguepd 
#believeinyourself 
#curvy #curvyasian #shebestephanie #dianasirokay #motivation
  • Banyak orang yang merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya, and it's me ! But itu dulu sekarang tidak.
    Sempet frustasi banyak bgt orang yang ngejek, ngetawain, ato apalah itu, bahkan sudah menjadi makanan sehari2. Dan pada akhirnya aku sampai disatu titik dimana aku harus bangkit, Tuhan memberikan kita 2 tangan untuk menutup telinga dan menutup mata, gak peduli mereka ngomongin kita gimana karena kita hidup bukan untuk membuat orang lain terkesan. Percayalah pada dirimu sendiri karena disetiap kekurangan pasti ada kelebihan💜
    .
    .
    #guegendutguepd
    #believeinyourself
    #curvy #curvyasian #shebestephanie #dianasirokay #motivation
  • 147 18 12 February, 2019
  • Putri duyung terdampar 👌🏻
  • Putri duyung terdampar 👌🏻
  • 156 5 11 February, 2019
  • Silahkan Geser ke Samping >>
Sebuah Cerita Proses | Membungkam Pembullyan dengan Pembuktian
.
Hallo netizen +62 waktu dan tempat saya persilahkan.
Saya adalah seseorang yang rasanya tidak pernah langsing. Sejak kecil setelah saya sembuh dari sakit parah (katanya) saya mulai gemuk, dan semakin bertambah usia semakin bertambah lemak pula. Sudah menjadi rahasia umum jika orang gemu itu dibully begitu juga dengan saya. Tapi setelah kuliah saya menyadari satu kenyataan yang menyedihkan. Yaitu "PARA PEMBULLY HANYA MENILAI SESUATU DARI FISIK dan FIRST IMPRESSION!"
.
Contoh Kasus yang saya alami.
1. Saat saya SMP saya pernah direndahkan karena saya masuk di kelas D, tapi setelah 1 tahun (kayanya) saya rangking 1 dan pindah ke kelas A. dan SAYA TIDAK DIRENDAHKAN LAGI.
2. Saat saya kelas 9 SMP menuju UN, sekolah saya melakukan sistem pembagian kelas dimana anak kelas A dan B yang dipandang memiliki kemampuan lebih dimasukkan dan di sebar ke kelas C sampai H. Saat itu RASISME pun terjadi saya masuk kelas G dan banyak sekali orang dari kelas G yang merendahkan saya dan seolah memandang saya berbeda. Sampai semuanya berjalan dan mereka tahu bahwa saya tidak seburuk yang mereka pikirkan. Akhirnya kami malah menjadi sangat dekat dan saling support.
3. Saya sekolah SMP di Pangandaran dan SMK di Bandung. Awal saya masuk SMK saya merasa seperti alien karena saya terlihat sangat berbeda dengan mereka yang notabene anak Kota Bandung. Seperti biasa awal masuk sekolah SELALU ADA RASISME! ya dan mereka (tidak semua, ada beberapa saja) memperlakukan saya seperti anak kampung yang tidak bisa apa apa. Sampai pembagian rapor (bener ga nih nulisnya) tiba dan saya dapat Rangking 1 di kelas. Entah mereka sadar atau tidak tapi saya pribadi merasa mereka jadi respect sejak saat itu sampai saya lulus SMK.
4. Saat saya masuk kuliah (ospek) saya bukan orang yang sangat suka bercanda dan tidur saat pematerian atau yang lainnya. Tidak ada alasan lain, SAYA HANYA MALAS BERURUSAN DENGAN KAKAK TINGKAT. Tapi rasanya itu hal yang sedikit salah karena ada beberapa anak yang malah seolah meledek dan merendahkan saya. BIASALAH RASISME DIAWAL SELALU TERJADI! ||| LANJUT DI KOMENTAR ||| #guegendutguepd
  • Silahkan Geser ke Samping >>
    Sebuah Cerita Proses | Membungkam Pembullyan dengan Pembuktian
    .
    Hallo netizen +62 waktu dan tempat saya persilahkan.
    Saya adalah seseorang yang rasanya tidak pernah langsing. Sejak kecil setelah saya sembuh dari sakit parah (katanya) saya mulai gemuk, dan semakin bertambah usia semakin bertambah lemak pula. Sudah menjadi rahasia umum jika orang gemu itu dibully begitu juga dengan saya. Tapi setelah kuliah saya menyadari satu kenyataan yang menyedihkan. Yaitu "PARA PEMBULLY HANYA MENILAI SESUATU DARI FISIK dan FIRST IMPRESSION!"
    .
    Contoh Kasus yang saya alami.
    1. Saat saya SMP saya pernah direndahkan karena saya masuk di kelas D, tapi setelah 1 tahun (kayanya) saya rangking 1 dan pindah ke kelas A. dan SAYA TIDAK DIRENDAHKAN LAGI.
    2. Saat saya kelas 9 SMP menuju UN, sekolah saya melakukan sistem pembagian kelas dimana anak kelas A dan B yang dipandang memiliki kemampuan lebih dimasukkan dan di sebar ke kelas C sampai H. Saat itu RASISME pun terjadi saya masuk kelas G dan banyak sekali orang dari kelas G yang merendahkan saya dan seolah memandang saya berbeda. Sampai semuanya berjalan dan mereka tahu bahwa saya tidak seburuk yang mereka pikirkan. Akhirnya kami malah menjadi sangat dekat dan saling support.
    3. Saya sekolah SMP di Pangandaran dan SMK di Bandung. Awal saya masuk SMK saya merasa seperti alien karena saya terlihat sangat berbeda dengan mereka yang notabene anak Kota Bandung. Seperti biasa awal masuk sekolah SELALU ADA RASISME! ya dan mereka (tidak semua, ada beberapa saja) memperlakukan saya seperti anak kampung yang tidak bisa apa apa. Sampai pembagian rapor (bener ga nih nulisnya) tiba dan saya dapat Rangking 1 di kelas. Entah mereka sadar atau tidak tapi saya pribadi merasa mereka jadi respect sejak saat itu sampai saya lulus SMK.
    4. Saat saya masuk kuliah (ospek) saya bukan orang yang sangat suka bercanda dan tidur saat pematerian atau yang lainnya. Tidak ada alasan lain, SAYA HANYA MALAS BERURUSAN DENGAN KAKAK TINGKAT. Tapi rasanya itu hal yang sedikit salah karena ada beberapa anak yang malah seolah meledek dan merendahkan saya. BIASALAH RASISME DIAWAL SELALU TERJADI! ||| LANJUT DI KOMENTAR ||| #guegendutguepd
  • 155 17 9 February, 2019
  • Perjalanan singkat untuk rindu yang berkepanjangan., #guegendutguepd
  • Perjalanan singkat untuk rindu yang berkepanjangan., #guegendutguepd
  • 54 1 8 February, 2019
  • Sebuah cerita proses | The power of broken heart.

Wahai para netizen +62
Biarkan saya mengetik disini.
Semua berawal dari kekurangan yang saya miliki, suara saya sangat berbeda dengan perempuan lainnya, saat saya kecil dulu suara saya sudah terlalu besar (atau mereka sebut gombar) pada masa itu. Dan sampai sekarang pun begitu, saya juga tidak bisa bernyanyi dengan baik. Walau bapak saya seseorang yang memiliki kemampuan seni baik tapi tidak dengan saya. Sampai suatu masa dimana ada seseorang yang saya hormati dan saya hargai karena beliau adalah tenaga pendidik. Beliau mematahkan hati saya hanya dengan 5 kata "kamu fals, pindah ke belakang" mohon maaf pak saya belum bisa mengontrol ruang perasaan saya, hati saya terasa sangat sakit kala itu sampai saya benar-benar tidak suka dan tidak mau berusaha untuk bernyanyi. Saya mulai tidak suka musik, saya merasa tidak nyaman dengan dunia seni suara. Setiap saya mendengar musik atau orang bernyanyi kepala saya terasa sakit, saya pun tidak bisa bertahan selama 2 menit dengan earphone di telinga saya yang memutarkan sebuah lagu atau musik. Hal ini terjadi sampai saya kelas masuk SMK. Sepanjang itu saya tidak menyukai musik. Saat saya di SMK saya bertemu dengan seorang guru seni yang sangat baik. Seburuk apapun suara saya kala itu, beliau tidak pernah mempermasalahkannya. Sampai saya bisa mendapatkan sedikit kepercayaan diri dengan meminjam kepercayaan beliau. Hingga saya merasa percaya diri untuk masuk sebuah organisasi teater saat SMK. Disitu kepercayaan diri saya dipatahkan oleh seseorang yang seolah berkata "Kamu gendut, kamu ga cantik, kamu bukan orang kaya, dan kamu ga famous. Ingat itu!" Rasa sakit hati saya disitu berubah menjadi sebuah hasrat ingin membungkam omongan orang itu. Waktu berjalan sampai saya lulus sekolah SMK dengan rasa itu yang tetap melekat erat pada asaku. Saya masuk kuliah dan mulai berorganisasi tapi saya tetap tidak menyukai seni sampai seseorang berkata kepada saya "Lina kamu mahasiswa, masa masih mau kalah sama trauma kamu waktu di SMP, seharusnya kamu bisa buktiin kamu bisa dan tidak seperti yang mereka katakan!" (Lanjut di kolom komentar)
#guegendutguepd
  • Sebuah cerita proses | The power of broken heart.

    Wahai para netizen +62
    Biarkan saya mengetik disini.
    Semua berawal dari kekurangan yang saya miliki, suara saya sangat berbeda dengan perempuan lainnya, saat saya kecil dulu suara saya sudah terlalu besar (atau mereka sebut gombar) pada masa itu. Dan sampai sekarang pun begitu, saya juga tidak bisa bernyanyi dengan baik. Walau bapak saya seseorang yang memiliki kemampuan seni baik tapi tidak dengan saya. Sampai suatu masa dimana ada seseorang yang saya hormati dan saya hargai karena beliau adalah tenaga pendidik. Beliau mematahkan hati saya hanya dengan 5 kata "kamu fals, pindah ke belakang" mohon maaf pak saya belum bisa mengontrol ruang perasaan saya, hati saya terasa sangat sakit kala itu sampai saya benar-benar tidak suka dan tidak mau berusaha untuk bernyanyi. Saya mulai tidak suka musik, saya merasa tidak nyaman dengan dunia seni suara. Setiap saya mendengar musik atau orang bernyanyi kepala saya terasa sakit, saya pun tidak bisa bertahan selama 2 menit dengan earphone di telinga saya yang memutarkan sebuah lagu atau musik. Hal ini terjadi sampai saya kelas masuk SMK. Sepanjang itu saya tidak menyukai musik. Saat saya di SMK saya bertemu dengan seorang guru seni yang sangat baik. Seburuk apapun suara saya kala itu, beliau tidak pernah mempermasalahkannya. Sampai saya bisa mendapatkan sedikit kepercayaan diri dengan meminjam kepercayaan beliau. Hingga saya merasa percaya diri untuk masuk sebuah organisasi teater saat SMK. Disitu kepercayaan diri saya dipatahkan oleh seseorang yang seolah berkata "Kamu gendut, kamu ga cantik, kamu bukan orang kaya, dan kamu ga famous. Ingat itu!" Rasa sakit hati saya disitu berubah menjadi sebuah hasrat ingin membungkam omongan orang itu. Waktu berjalan sampai saya lulus sekolah SMK dengan rasa itu yang tetap melekat erat pada asaku. Saya masuk kuliah dan mulai berorganisasi tapi saya tetap tidak menyukai seni sampai seseorang berkata kepada saya "Lina kamu mahasiswa, masa masih mau kalah sama trauma kamu waktu di SMP, seharusnya kamu bisa buktiin kamu bisa dan tidak seperti yang mereka katakan!" (Lanjut di kolom komentar)
    #guegendutguepd
  • 131 14 8 February, 2019